TERBATAS! DISKON 15 JUTA UNTUK 24 UNIT PERTAMA

royal farm land investasi kavling ternak

Selamat Datang di Royal Farm Land "Kavling Ternak Domba Unggulan di Kawasan Wisata Populer di Bandung"

Dapatkan keuntungan passive income dari hasil ternak domba & kenaikan tanah mencapai 10-20% per tahunnya

Apa itu Royal Farm Land?

Royal Farm Land adalah salah satu projek yang sedang dikembangkan oleh Royal Orchid Syariah Group. Developer yang telah memiliki 7 projek properti dibeberapa daerah yang telah berjalan dengan progres signifikan. 

Produk Royal Farm Land berupa kavling (tanah) dengan luas mulai dari 60 m2 dengan bonus 10 domba dan kandang.

Bagaimana konsepnya?

Royal Farm Land menawarkan konsep jual beli berupa kavling, kandang, dan berbonus 10 domba. Selain memiliki tanah minimal seluas 60 m2, Anda memiliki kesempatan mengembangkan bonus domba menjadi passive income melalui kerja sama pengelolaan syirkah mudharabah yang ditawarkan oleh pengembang. 

Syirkah mudharabah yang ditawarkan adalah pengelolaan penggemukan domba jantan di mana Anda berperan sebagai pemodal/pemilik, dan pegembang sebagai pegelola. Keuntungan dari syirkah mudharabah dituangkan dalam persentase bagi hasil.

13 alasan keunggulan dan keuntungan beli kavling ternak di Royal Farm Land

  • Developernya amanah, profesional dengan legalitas aman. Kami kolaborasi dengan praktisi ahli dibidangnya.
  • Kandang full kayu, atap spandex, kapasitas kandang 10 domba
  • Bonus 10 domba jantan berat 15-18 Kg dapat langsung dijadikan modal syirkah
  • Perawatan oleh praktisi ahli lulusan IPB telah berpengalaman lebih dari 18 tahun dalam pengelolaan ternak di berbagai perusahan swasta maupun ternak pribadi
  • Gratis pengurusan surat sampai AJB
  • Akses Nol jalan kabupaten
  • Lokasi berada di kawasan wisata terkenal di Bandung, yakni Ciwidey. Lokasinya sejuk dengan pemandangan indahnya.
  • Tanpa KPR Bank, tanpa bunga, tanpa denda, tanpa sita, tanpa BI checking, tanpa akad bathil dan tanpa asuransi
  • Capital gain kenaikan harga tanah bisa mencapai 10-20% setiap tahunnya. Apalagi lokasi property di kawasan wisata Bandung
  • Berkesempatan mendapatkan passive income dari ternak domba yang langsung ditangani oleh ahlinya
  • Punya kesempatan memiliki pemasukan dengan waktu cepat. Panen domba relatif cepat. Untuk penggemukan insyaa Allah dalam 6 bulan sudah bisa menghasilkan
  • Domba merupakan sektor pangan. Kebutuhan masyarakat akan domba tinggi, maka pasar tersedia luas
  • Berkesempatan qurban tahun depan dengan domba yang Anda miliki sendiri

Siteplan

Galeri

Portfolio Royal Orchid Syariah Group

Tunggu apalagi?

FAQ Royal Farm Land

Pengembang Royal Farm Land adalah Royal Orchid Syariah Group. Developer yang telah memiliki 7 projek properti dibeberapa daerah yang telah berjalan dengan progres signifikan, yakni:

  1. Roemah Palem Cipayung, properti tipe A harga di atas 1 M
  2. The Billabong Soeta, properti tipe A harga di atas 1 M
  3. Royal Bizz Park Garut, properti tipe A harga di atas 1 M
  4. Royal Orchid Villa Cipageran, properti tipe B harga antara 500 juta – 1 M
  5. Mulia Village Juanda Sedati, properti tipe B harga antara 500 juta – 1 M
  6. Rancabango Residence Garut, properti tipe B harga antara 500 juta – 1 M 
  7. Royal Orchid Village Ciwidey, properti tipe C harga 200-500 juta

Berikut beberapa alasan langsung dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kenapa kita harus beternak domba/kambing:

  1. Dari Ummu Hani radhiyallahu anha, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda padanya :
    Peliharalah kambing karena kambing itu penuh berkah.” (HR. Ibnu Majah, no. 2304. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.)

  2. Dari Urwah Al-Bariqi radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
    “Unta adalah suatu kebanggaan bagi pemiliknya, kambing (di dalamnya) ada barakah, dan kebaikan itu terikat pada jambul kuda hingga hari kiamat.” (HR. Bukhari, no. 2805; Muslim, no. 1873)

  3. Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
    “Kambing itu hewan yang ada di surga.” (HR. Ibnu Majah, no. 2306. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dhaif jiddan, begitu pula Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Adh-Dhaifah, no. 3752, 8:227-228.) Ibnu Majah membawakan hadits-hadits di atas dalam Bab “Memelihara Hewan Gembalaan”. [Muhammad Abduh Tuasikal]

  1. Domba adalah hewan yang mudah beradaptasi dengan lingkungan
  2. Domba mampu hidup berkelompok dalam kandang, berbeda dengan kambing yang cenderung individualis
  3. Domba memiliki daya tahan tinggi terhadap penyakit
  4. Populasi dan kebutuhan akan domba di Jawa Barat melimpah, sangat startegis dengan lokasi penggemukan di di Kec Pasir Jambu, kab. Bandung, Jawa Barat
  5. Daging domba memiliki nilai gizi yang lebih baik daripada daging kambing per 100 gramnya. Daging domba lebih kaya protein, fosfor, zat besi, dan vitamin B1 serta bisa menjadi sumber protein bagi mereka yang menjalankan diet rendah lemak

Syirkah merupakan Sunnah Rasululloh SAW yang di dalamnya terdapat keberkahan. Didalamnya Allah SWT sebagai pihak ketiga, dan syirkah merupakan cara halal mengembangkan harta. Oleh karenanya, sangat dianjurkan untuk bersyirkah dengan sesama muslimin.

Nabi SAW bersabda: “Allah ‘Azza wa Jalla telah berfirman: Aku adalah pihak ketiga dari dua pihak yang bersyirkah selama salah satunya tidak mengkhianati yang lainnya. Kalau salah satunya berkhianat, Aku keluar dari keduanya.” (HR. Abu Dawud, al-Baihaqi, dan ad-Daruquthni)

Penggemukan merupakan proses mendapatkan bobot ternak ideal sehingga ternak layak untuk dijual atau diolah. Usaha penggemukan hewan ternak bukan sesuatu yang asing saat ini, mengingat pengemukan hewan ternak memiliki modal usaha lebih kecil dibandingkan breeding (pembibitan) namun menghasilkan keuntungan lebih cepat.

Jenis domba yang saat ini dikembangbiakan di pembibitan Royal Farm Land adalah domba ekor tipis. Domba ekor tipis (Ovis aries) merupakan jenis domba yang umum digunakan untuk penggemukan karena domba ini mudah beradaptasi dengan lingkungan. Domba ekor tipis termasuk juga dalam kategori domba lokal. Selain itu, domba yang akan turut dikembangkan adalah domba Garut.

  1. Atap = Memakai bahan spandek dengan kemiringan 30 derajat. Keuntungan bahan tahan lama.
  2. Dinding dan lokalan kandang = Memakai bahan baku kayu jenis mahoni dan/atau pinus. Keuntugan bahan tahan lama dan tidak mudah keropos.
  3. Kaki-kaki kandang/pondasi disemen. Jarak tanah dengan lantai kandang 60 cm.
  1. 10 domba disertakan sebagai modal awal beserta biaya perawatannya yaitu senilai +/- Rp. 20.000.000,- atau senilai harga domba di pasaran saat akad syirkah berlangsung.
  2. Pengelola melakukan perawatan selama 6 bulan untuk mencapai
    bobot penggemukan ideal.
  3. Setelah 6 bulan, domba dijual/didistribusikan ke pasar domba, supplier, komunitas, atau lembaga yang membutuhkan.
  4. Kita juga mendorong agar pemilik memasarkan kambing/dombanya ke komunitas-komunitas yang diikuti oleh para pemilik.
  5. Hasil dari penjualan dikurangi terlebih dahulu dengan modal dan
    biaya operasional, dari situlah didapat laba.
Sebagai contoh:
 
Hasil penjualan 10 domba adalah Rp. 30.000.000,-.
Biaya modal domba asumsi Rp 10.000.000,-
Biaya modal perawatan yang dikeluarkan pengelola diasumsikan Rp 10.000.000,-
 
Perhitungan laba = Hasil penjualan – (Modal Domba + Modal Biaya Perawatan)
= Rp. 30.000.000 – (Rp. 10.000.000 + Rp. 10.000.000)
 
Laba yang diperoleh = Rp 10.000.000,-
Laba tersebut barulah dibagi sesuai kesepakatan antara pengelola dengan pembeli. Jika mengambil kesepakatan 50%:50% maka masing-masing mendapatkan keuntungan Rp 5.000.000,-/panen
  1. Jika konsumen memilih melanjutkan syirkah di periode selanjutnya, maka modal yang telah di keluarkan dari hasil penjualan akan diputar kembali untuk dibelikan domba baru yang kemudian dikelola kembali selama 6 bulan
  2. Bila berdasarkan contoh dari poin sebelumnya, maka Rp 5.000.000,- diserahkan kepada pemodal sebagai keuntungan dan Rp. 20.000.000,- diputar kembali untuk membeli dan merawat domba
    oleh pengelola.
  3. Jika konsumen tidak melanjutkan syirkah, maka di akhir masa syirkah konsumen menerima laba dan modal. Bila berdasarkan contoh dari poin sebelumnya, maka di akhir syirkah pemodal menerima Rp 25.000.000,- berupa pengembalian modal dan keuntungan

Mengambil objek syirkah di tengah masa pengelolaan diperbolehkan dengan persetujuan dari kedua belah pihak.

Artinya, apabila pengelola tidak menghendaki, maka objek syirkah yaitu domba tersebut tidak dapat diambil. Namun apabila pengelola menyetujui hal tersebut, maka domba yang diambil akan dihitung sebagai utang yang akan mengurangi perhitungan bagi hasil.

Jumlah domba yang diambil akan dinilai dengan rupiah sesuai harga domba saat perhitungan bagi hasil syirkah.

Sebagai contoh:
10 domba, diambil 1 di tengah masa syirkah, sehingga total domba yang dijual adalah 9 domba.
Hasil penjualan 10 domba adalah Rp. 30.000.000,-
Nilai 1 domba yang diambil adalah Rp. 3.000.000,-

Jika modal pemilik untuk 10 domba beserta perawatannya adalah Rp 20.000.000,-

Maka total laba bersih adalah: Rp. 30.000.000 – (Rp. 20.000.000,-)
Maka laba yang didapat adalah Rp. 10.000.000,-
Bila persentase bagi hasilnya adalah 50%:50% maka masing-masing akan menerima keuntungan sebesar Rp. 5.000.000,-

Namun karena di awal pemilik telah mengambil 1 domba, maka pada saat bagi hasil pemilik hanya menerima Rp. 2.000.000,- (yaitu hasil dari Rp. 5.000.000 – Rp. 3.000.000)

1. Bahwa kerugian usaha pada hakikatnya ditanggung oleh kedua belah pihak. Sesuai ketentuan hukum islam terkait syirkah mudharabah, apabila terdapat kerugian maka pemodal rugi terhadap uangnya dan pengelola rugi terhadap tenaga yang telah dikeluarkan.

2. Bahwa apabila terdapat kerugian yang dilakukan pengelola disebabkan kesengajaan dan/atau kelalaian dan/atau melanggar syarat-syarat yang ditetapkan sebelumnya oleh pemodal, maka pemodal turut menanggung kerugian tersebut.

3. Apabila kerugian usaha disebabkan oleh keteledoran pengelola yang menyebabkan ternak hilang atau dicuri orang, maka seluruh kerugian usaha ditanggung oleh pengelola.

4. Apabila terjadi kerugian yang disebabkan oleh kematian ternak yang tidak normal, maka rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Jika kematian ternak yang tidak normal itu disebabkan oleh keteledoran pengelola, maka pengelola wajib mengganti nilai modal awal ternak saat pembelian.
  • Jika kematian ternak yang tidak normal tersebut disebabkan oleh serangan penyakit mematikan yang tidak mampu diatasi oleh pengelola, maka pengelola wajib melengkapi berita acara kematian dan hasil pemeriksaan dari dokter hewan yang berwenang di wilayah Kabupaten Bandung. Dalam kasus seperti ini, pemodal menanggung kerugian senilai modal ternak yang mati, sedangkan pengelola menanggung kerugian biaya pemeliharaan dan waktu, tenaga, serta pikiran dalam menjalankan usaha tersebut.
  • Jika kematian ternak yang tidak normal tersebut disebabkan oleh kondisi force majure (yang diakibatkan seperti kebakaran, gunung meletus, banjir, angin puting beliung, gempa bumi, dan lain sebagainya) yang merupakan kejadian yang bukan dalam area yang dikuasai manusia, maka kerugian modal usaha yang senilai harga ternak ditanggung oleh pemodal, sedangkan kerugian biaya operasional perawatan, tenaga, pikiran, waktu dan sebagainya ditanggung sepenuhnya oleh pengelola.

Untuk proses penggemukan, setiap ekor membutuhkan kandang ukuran 0,6 x 1 meter. Maka untuk 10 ekor membutuhkan 1 x 6 meter. Luas total ditambah dengan atap sisi kanan dan kiri adalah 2 x 7 m². 

Ukuran ini telah sesuai dengan kebutuhan hidup ternak sehingga tidak melanggar peraturan animal welfare.

Teknologi Pakan
Pakan ternak domba menjadi salah satu hal yang diperhatikan di Royal Farm Land untuk menjamin hasil penggemukan yang optimal, mencukupi gizi, dan efisien. Pakan domba meliputi : 

– Asupan nutrisi : Pakan hijau CV Moot (rumput odot), rumput lapang,
dan king grass (rumput gajah).

– Konsentrat protein : Dedak singkong atau disesuaikan

– Sumber nutrisi tambahan : Ampas tahu alternatif pakan untuk musim kemarau dengan silase (rumput fermentasi) dan hay (rumput kering).

Pakan diberikan dua kali sehari pada pagi dan sore:
Pagi +/- pukul 07.00 – 08.00
Sore +/- pukul 14.00 – 15.00

Standar pemberian pakan hijau menggunakan perbandingnan 2-3 kg/20 kg berat badan untuk 1 kali makan, sementara untuk pakan tambahan 0,5 kg / 20 kg berat badan untuk 1 kali makan.

Air minum diberikan adlibitum (tidak terbatas) untuk semua domba, sesuai kebutuhan, kebutuhan per ekor +/- 3 liter per hari.

Perawatan berupa pemandian domba, potong kuku, dan perapihan/cukur bulu dilakukan satu bulan sekali. Perawatan kandang dilakukan setiap hari yaitu pembersihan alas kandang.

Berat rata-rata sebelum penggemukan adalah 15-18 kg
Berat rata-rata setelah penggemukan adalah 33-40 kg
Pertumbuhan bobot bulanan untuk domba ± 2 kg/bulan

Serah terima kandang, domba, dan tanah dilakukan maksimal 3 bulan setelah Anda melunasi pembayaran. Pada masa tersebut dilakukan pembangunan untuk kandang domba Anda, setelah itu barulah berjalan masa syirkah.

Bagi Anda yang menginginkan tambahan ternak, kami menyediakan paket spesial cukup dengan Rp. 35.000.000,- Anda sudah mendapatkan tambahan 10 domba dan kandang kapasitas bertambah 10 domba lagi!

Jadi total ada 20 domba di kandang anda, dengan potensi Rp.10 juta/tahun ketika panen

Biaya kelebihan tanah sebesar Rp. 1.250.000,- masuk dalam pembayaran uang muka

Pilih unit ➡️ Bayar booking fee ➡️ akad (max 14 hari) ➡️ Bayar DP/pelunasan ➡️ PPJB/AJB ➡️ Serah terima kandang ➡️ Serah terima surat tanah

Tim ahli peternakan merupakan lulusan IPB. Telah berkecimpung selama 18 tahun lebih dalam pengelolaan ternak
di berbagai perusahan swasta maupun ternak pribadi, dan juga aktif memberikan penyuluhan ke berbagai lokasi.

Sampai sini, Anda yakin kan?

Sekarang saatnya, mumpung harga perdana diskon 15 juta untuk 24 unit saja

harga

*Ambil kesempatan baik ini & dapatkan PROMONYA! STOK kavling TERBATAS.

Copyright 2020. Ruby Property

Open chat
1
Assalamu'alaikum, Saya dengan Pak Nana.
Ada yang bisa kami bantu? 🙏